Mengenal Kelainan Pada Sistem Reproduksi Pada Wanita dan Pria

  • Whatsapp
Mengenal-Kelainan-Pada-Sistem-Reproduksi-Pada-Wanita-dan-Pria
Foto dari Canva Pro

Manusia merupakan makhluk yang dapat berkembang biak dengan sistem reproduksi untuk menghasilkan keturunan. Sistem reproduksi pada pria maupun wanita memiliki struktur organ eksternal dan internal yang memiliki fungsi berbeda-beda. Reproduksi manusia terjadi saat sel sperma pada pria bertemu dengan sel telur pada wanita yang terjadi ketika melakukan hubungan seksual. Proses ini terjadi karena memiliki organ reproduksi yang memiliki fungsi berbeda-beda. Fungsi reproduksi pria untuk penyimpanan dan produksi serta mampu mengantar sperma untuk melakukan pembuahan sel telur. Untuk sistem reproduksi wanita menjadi produsen sel telur dan mengandung bayi dan kedua fungsi dapat mengalami kelainan pada sistem reproduksi.

Sistem reproduksi pria meliputi penis yaitu organ vital untuk berhubungan seksual dan sperma keluar melalui saluran dalam penis, skrotum merupakan kantong kulit yang berada pada pangkal pening dan berfungsi untuk melindungi saraf, pembuluh darah dan testis dan testis merupakan organ penting yang menjadi kelenjar untuk memproduksi sperma dan testosteron. Sistem reproduksi wanita meliputi tuba falopi yang berbentuk tabung diatas rahim dimana menjadi jalur sel telur bergerak mulai dari ovarium menuju rahim. Ovarium merupakan kelenjar dengan bentuk oval yang terdapat pada kedua sisi rahim sebagai penghasil sel telur dan hormon progesteron dan estrogen, vagina merupakan jalur yang memberikan hubungan serviks dan menjadi jalan lahir dan rahim merupakan rongga dengan bentuk buah pir dimana janin berkembang pada saat hamil.

Berikut adalah kelainan reproduksi pada wanita:

  • Endometriosis merupakan kelainan pada jaringan yang membentuk pada lapisan dinding rahim yang tumbuh pada daerah lain di tubuh, jaringan ini tumbuh pada bagian belakang rahim, kandung kemih dan usus maupun ovarium, jaringan salah tempat akan membuat nyeri haid yang hebat, pendarahan yang cukup deras dan nyeri ketika berhubungan seksual dan sulit untuk hamil.
  • Radang panggul yang disebabkan oleh bakteri yang masuk dalam panggul dari vagina atau leher rahim, penyebabnya juga karena penyakit menular seperti gonore dan klamidia, jika tidak segera ditangani akan membuat nyeri berkepanjangan, tersumbat pada saluran telur dan kehamilan ektopik.
  • PCOS merupakan sidrom ovarium polikistik dimana berpengaruh dengan kadar hormon pada wanita dimana hormon seks androgen memiliki jumlah yang banyak sehingga membuat menstruasi menjadi tidak teratur dan sulit hamil.

Kelainan pada reproduksi pada pria seperti epididimitis merupakan penyakit radang pada saluran skrotum dan menyebabkan buah zakar bengkak dan rasa nyeri bahkan air mani berdarah. Orchitis merupakan penyakit pada pria yang disebabkan oleh infeksi virus da bakteri jika tidak ditangani akan menyebabkan penurunan produksi hormon dan testoren serta kemandulan. Gangguan prostat merupakan pembesaran prostat hingga kanker prostat sehingga membuat pria tidak dapat melindungi sperma.

Berikut adalah menjaga kesehatan organ reproduksi pria dan wanita:

  • Menjaga organ reproduksi untuk supaya tidak mengalami lembab dan setidaknya 2 kali sehari mengganti celana dalam.
  • Hindari aktifitas seksual yang beresiko tinggi menularkan penyakit.
  • Pastikan memiliki asupan gizi seimbang dan memiliki berat tubuh yang ideal, serta menghindari rokok dan alkohol.

Untuk menghindari kelainan pada sistem reproduksi maka dapat mengonsumsi almond yang dapat mempengaruhi hasrat seksual dan menyehatkan sistem reproduksi. Asparagus merupakan makanan dengan kandungan vitamin V yang memperlihatkan kesehatan pada reproduksi pria. Alpukat dengan kandungan vitamin E dan B6 memiliki folat tinggi untuk memproduksi kadar testosteron. Ubi jalar dapat meningkatkan tingkat kesuburan pada sistem reproduksi. Beberapa makanan ini dapat dikonsumsi untuk kesehatan dan menghindari penyakit.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *